Cara Membuat Kertas Daur Ulang
Keterampilan

Cara Membuat Kertas Daur Ulang

Jika memiliki banyak buku-buku atau majalah bekas yang sudah tidak digunakan, akan sangat sayang jika anda membuangnya. Hal itu dikarenakan masih bisa diolah dengan membuat kertas daur ulang. Tentunya hal ini akan mengurangi tumpukan sampah jika bisa memanfaatkannya menjadi kertas baru yang bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Proses pembuatannya sangat simpel dan alat yang digunakan juga mudah ditemukan. Tentunya bisa dijadikan sarana untuk membuat buku baru bagi saudara atau famili.

Alat-alat untuk Membuat kertas Daur Ulang

Teknik pembuatan kertas daur ulang bisa dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan mesin dan tidak memerlukan keahlian khusus. Metode pembuatannya juga sangat simple dan banyak anak-anak SMP yang bisa melakukannya sebagai salah satu pelajaran ketrampilan di sekolah.

Alat-alat yang dibutuhkan antara lain kertas bekas sebagai bahan utama, gunting, serta blender untuk menghaluskan. Anda juga bisa menggunakan penumbuk tradisional atau cobek. Bahan lainnya berupa lem kertas/lem kayu, air, dan ember, serta screen sablon sebagai saringan. Jika tidak ada screen, anda bisa menggunakanbahan kaos. Selain itu, diperlukan bingkai kosong yang berupa kayu dan juga rakel yang biasa digunakan sebagai alat sablon serta triplek sebagai tempat jemuran kertas.

Proses Pembuatan Kertas Daur Ulang

Kertas bekas digunting hingga ukurannya kecil-kecil dan letakkan pada ember yang berisi air, kemudian direndam dalam waktu sekitar 7 sampai 10 jam. Selanjutnya kertas rendaman dihaluskan menggunakan blender dengan campuran air dan perbandingannya 1:3 atau ditumbuk dengan cowek sampai halus hingga menjadi bubur kertas. Kemudian bubur kertas diletakkan pada ember besar dan dicampur dengan seperempat air dan proses membuat kertas daur ulang sudah setengah jadi.

Selanjutnya lem kertas atau lem kayu dengan ukuran setengah genggam dimasukkan kedalam bubur kertas dan diaduk-aduk sampai rata. Bisa juga ditambahkan tepung kanji agar nantinya menghasilkan kualitas kertas yang bagus dan warnanya tidak kusam. Kemudian bingkai kosong diletakkan diatas screen sablon dan kedua alat tersebut dicelupkan ke dalam ember bubur kertas. Setelah itu, angkat screen sablon agar bubur kertas masuk ke dalam bingkai dan letakkan ditempat yang rata agar kondisi bubur kertas lebih merata. Tunggu beberapa menit agar tetesan air mulai berkurang sebagai pertanda bahwa bubur kertas telah kering.

Kemudian ambil bingkainya dan ganti dengan meletakkan triplek yang telah dibasahi air diatas bubur kertas, lalu balik screen sablon agar berada diatas triplek. Langkah selanjutnya, peras dengan cara menggosokkan rakel diatas screen sablon. Hal ini seperti melakukan sablon secara berulang-ulang hingga kering sekali sampai bubur kertas tidak meneteskan air lagi. Lalu angkat screen sablon secara perlahan untuk melepaskan bubur kertas agar tertinggal diatas triplek.

Kemudian bubur kertas di angin-anginkan agar kering sekitar 5 sampai 6 jam dan jangan langsung berada dibawah sinar matahari agar hasil kertas tidak melengkung. Selanjutnya ambil kertas yang sudah jadi dan lihat keadaannya apakah sudah halus atau masih kasar dan lekukan. Tahap finishing untuk menghaluskan kertas dengan cara digosok menggunakan setrika agar hasil kertas bisa semakin mulus.

Hasil kertas memang berwarna putih dan jika ingin mewarnai kertas, pada proses setelah penghalusan dengan blender bisa diberikan larutan pewarna alami dengan kunyit atau zat pewarna lainnya. Jika menginginkan kualitas warna yang kuat dan tidak mudah luntur, maka bisa juga dengan merebusnya. Proses membuat kertas daur ulang memang mudah dan bisa menjadi peluang usaha jika mau menekuninya.

Post Comment