Kandungan Gizi dan Manfaat Minyak Zaitun
Kesehatan

Kandungan Gizi dan Manfaat Minyak Zaitun

Minyak zaitun berasal dari pohon tradisional di dangkalan Mediterania. Minyak yang didapat dari buah zaitun (Olea Europaea) ini memiliki berbagai macam karaketistik dan kualitas yang berbeda beda dengan jenis terbaik dan terpopuler banyak dibudidayakan di Italia, Spanyol dan Yunani sebagai negara-negara pengekspor minyak zaitun terbesar. Minyak zaitun sudah dipakai sejak zaman Mesir kuno berkat khasiatnya.
Minyak zaitun tergolong minyak nabati sehingga aman untuk dikonsumsi. Selain aman, minyak zaitun juga terbukti menyehatkan dengan kadar lemak dan kolesterol yang lebih rendah dari minyak goreng pada umumnya. Tidak hanya dimanfaatkan untuk dikonsumsi, minyak zaitun juga terbukti bermanfaat bagi perawatan kecantikan seperti untuk bahan komestik, sabun dan sampo.

Kandungan gizi minyak zaitun

Minyak zaitun memiliki kandungan asam oleik, polifenol, serta lemak tak jenuh yang tinggi. Minyak yang tergolong virgin oil ini juga mengandung vitamin A, C, D, E, dan K, asam lemak jenuh yang baik seperti asam miristat, asam arachidat, asam stearate, asam palmitat serta lignoserat.
Tidak hanya itu, minyak zaitun juga terbukti mengandung mono unsaturated fat, fenol, Oleuropein aglycone, hodroksitisol, omega 9, zat prostaglandin, asam lemak potensial, potassium, zat besi dan kalsium serta fenol yang di dalamnya terdapat unsur flavonoid dengan peranan aktif sebagai antioksidan yang kuat dalam melawan berbagai penyakit di dalam tubuh.

Manfaat minyak zaitun untuk kesehatan

1. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Konsumsi minyak zaitun dapat dapat menurunkan tekanan darah tinggi hingga mencapai tujuh poin setelah adanya penelitian yang dilakukan Dr. Aldovaroro dari Universitas Napoli di Italia pada sejumlah pasien hipertensi.

2. Mengurangi resiko timbulnya penyumbatan (thrombosis)

Kandungan nutrisi dan lemak tak jenuh dapat membantu tubuh terhindar dari penyumbatan

3. Mencegah penebalan pembuluh darah (arterioklerosis)
4. Membantu menurunkan kadar koleterol berbahaya

Unsur flavonoid yang berperan aktif sebagai antioksidan mampu menghambat proses oksidasi dari LDL (kolesterol jahat). Konsumsi rutin minyak zaitun tentunya tidak akan mengurangi intensitas kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

5. Mencegah serangan kanker

Antioksidan yang cukup tinggi membantu tubuh menangkal radikal jahat penyebab kanker. Kandungan senyawa hodroksitisol di dalamnya juga sangat baik untuk menyeimbangkan kadar gula darah dalam tubuh sebagai pencegah pertumbuhan sel yang tidak normal penyebab kanker.

6. Mencegah pikun

Kandungan asam tak jenuh, yang berarti asam yang tidak mengandung kolesterol tinggi, dapat mencegah kepikunan dini. Konsumsi teratur dan tidak berlebihan dapat menurunkan resiko karena kinerja nya yang dapat merangsang saraf untuk memperkuat otak bagian memori

7. Menjaga kesehatan jantung

Lemak tak jenuh selain dapat mencegah pikun dan penebalan pembuluh darah juga dapat mengaktifkan kolesterol baik yang berguna untuk memompa jantung tetap stabil dan aktif serta memperlancar jalannya pembuluh darah ke dan dari jantung.

8. Menyehatkan jantung

Kandungan senyawa Oleuropein aglycone dalam minyak zaitun dapat menjaga dan mengatur persediaan darah di bagian usus. Senyawa tersebut juga dapat mengurangi resiko rusaknya jaringan usus akibat gejala iskemia atau kurangnya aliran darah dalam sel.

9. Mencegah diabetes

Menurunkan kadar gula darah tidak hanya dapat mencegaj kanker, salah satu manfaat dari minyak zaitun ini juga dapat mencegah penyakit diabetes mellitus. Minyak zaitun mampu mengurangi kadar glukosa, kolesterol LDL (jahat)trigliserida dalam darah pencegah utama diabetes.

10. Mengurangi rasa nyeri sendi (artitris)

Kandungan zat prostaglandin dapat membantu mengatasi nyeri sendi atau artritis. Kandungan lain dalam zat tersebut juga dapat mencegah tulang pengeroposan tulang.

2 Comments

Post Comment