Cara Merawat Vapor Agar Awet
Gaya Hidup

Cara Merawat Vapor Agar Awet

Tak peduli jika vapor Anda memiliki harga yang mahal, jika Anda menggunakannya sembarangan tanpa perawatan maka vapor Anda akan cepat rusak. Apalagi vapor merupakan barang elektronik yang berarti memiliki banyak komponen elektrik yang sangat rentan rusak sehingga sangatlah penting merawat vapor agar awet. Semakin mahal vapor tentunya akan berpotensi semakin awet dan memiliki daya tahan yang lebih kuat dan umur yang lebih lama, namun faktor perawatan dan penggunaan lebih banyak berperan dalam menjaga keawetan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara merawat vapor agar awet.

8 Tips Cara Merawat Vapor Agar Awet

1. Gunakan baterai dan charger original

Penggunaan baterai asli atau original pada vape sangat penting, karena pada baterai dan charger yang bagus umunya memiliki fitur cut untuk memproteksi apabila terjadi korsleting pada listrik.
Penggunaan baterai yang jelek dapat menghasilkan korsleting listrik.

Selain itu perlu diperhatikan bahwa charger dan baterai harus cocok, jangan asal dapat digunakan untuk mengisi baterai. Setiap charger memiliki daya hantar listrik yang berbeda-beda sehingga sangat disarankan charger dan baterai harus original dan sesuai. Penggunaan baterai dan charger yang tidak cocok akan menghasilkan baterai yang mudah bocor.

2. Gunakan charge eksternal

Pada vape Anda dapat melakukan pengisian baterai langsung pada vapor atau menggunakan charger eksternal dimana baterai harus dilepaskan dari vapor dan dipasang di charger eksternal. Hal ini sangat disarankan karena pengisian langsung pada vapor dapat mengakibatkan mod vapor rusak akibat tegangan listrik yang menghasilkan panas.

3. Jangan gunakan vapor hingga baterai kosong

Jangan tunggu hingga daya baterai 0% atau sudah mati untuk melakuka pengisian baterai. Gunakan hingga daya tersisa 10 – 15% untuk memperpanjang umur baterai. Hal ini dikarenakan jika baterai sudah benar-benar kosong dan kemudian diberi daya maka akan menghasilkan electrical shock.

4. Jangan gunakan secara terus menerus

Gunakan vapor secara berkala atau dengan jeda. Penggunaan vapor secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama dapat memperpendek umur vapor. Penggunaan yang teratur merupakan salah satu cara merawat vapor agar awet

5. Bersihkan vapor dari sisi cairan liquid secara berkala

Bagian vapor yang perlu Anda bersihkan adalah atomizer, yaitu bagian vapor yang berfungsi untuk memanaskan kapas penyerap liquid dengan coil lemen sebagai pemanasnya. Apabila terjadi luquid
licking atau bocor, maka secepatnya bersihkan bocornya dan kencangkan putaran drat atomizer.

Setiap ingin mengisi liquid periksalah apakah terdapat sisa atau percikan liquid pada sisi atomizer yang masih menempel. Apabila ada, maka bersihkan untuk menghindari perubahan rasa pada liquid dan mencegah terjadinya proses pengkaratan pada atomizer.

Ganti kapas liquid secara berkala setiap hari untuk pemakaian vapor setiap hari juga. Sedangkan untuk coil Anda bisa menggantinya setiap 3 hari. Kapas dan coil yang tidak diganti akan menyebabkan perubahan rasa pada liquid. Gunakan juga kapan dan coil yang bagus untuk mendapatkan rasa yang maksimal dari liquid.

6. Matikan vapor saat tidak digunakan

Biasanya para pengguna vapor lupa atau malas untuk mematikan atau mengunci vapor saat tidak digunakan. Padahal hal ini penting, selain dapat membuang-buang daya baterai, hal ini juga dapat menyebabkan kawat coil cepat rusak karena secara terus menerus menerima panas dari sirkuit yang terus menyala.

7. Gunakan pengaturan yang cocok

Perhatikan nilai voltase dan hambatan listrik ohm pada baterai Anda saat ingin menggunakan vapor. Jika nilai ohm terlalu kecil dibandingkan voltasenya, maka akan menghasilkan panas yang lebih tinggi dan dapat merusak mod. Oleh karena itu direkomendasikan untuk mengatur panas sesuai nilai ohm dan voltasenya.

8. Berhati – hati

Anda harus berhati-hati dalam menggenggam dan menaruh vapor. Jangan taruh di tempat yang mudah jatuh seperti di pinggiran meja. Jangan juga memegang vapor ketika tangan Anda sedang basaha atau berminya karena akan licin dan mudah menjatuhkan vapor.

Apabila vapor jatuh, benturan mod dengan lantai dapat menyebabkan kerusakan pada chip yang terpasang dalam vapor Anda. Selain itu juga jauhkan vapor dari jangkauan anak kecil karena vapor adalah barang elektronik dan jika digunakan untuk mainan secara sembarangan dapat meledak. Jangan juga menaruh vapor di tempat yang memiliki suhu ekstrem seperti di dalam kulkas atau di dalam microwave.

Post Comment