Cara Mengetahui Kanker Paru – Paru dan Diagnosisnya
Kesehatan

Cara Mengetahui Kanker Paru – Paru dan Diagnosisnya

Kanker paru – paru ialah suatu penyakit yang memiliki ciri khas dengan adanya pertumbuhan sel – sel yang tidak terkontrol dalam jaringan paru – paru. Jika tidak dirawat dengan baik maka pertumbuhan sel – sel kanker ini akan menyebar pada dinding luar paru – paru dan merembet ke bagian tubuh yang lain melalui sebuah proses metasis ke dalam jaringan terdekatnya.

Lalu Bagaimana Cara Diagnosis Kanker Paru – Paru ?

WHO melakukan survei kesehatan dan mereka menemukan jika 1/3 kanker yang terjadi ternyata dapat dicegah sementara 1/3 pengobatan secara aktif yang dilakukan selama ini dapat memperpanjang hidup serta meningkatkan kualitas hidup. WHO juga menyatakan jika deteksi kanker secara dini pada pasien kanker akan memiliki efek yang baik ketika menjalankan terapi. Bnayak sekali pasien kanker paru – paru yang memeriksakan dirinya ke dokter namun tahu – tahu mereka sudah divonis di stadium akhir.

Kanker paru – paru sendiri tidak memiliki gejala yang khas, namun beberapa pasien yang terkena kanker paru – paru mengatakan jika mereka memiliki gejala awal yang sangat umum terjadi seperti nyeri pada bagian dada, demam batuk dengan mengeluarkan darah. Jika anda tidak segera melakukan pemeriksaan pada gejala ini maka bisa dikatakan anda telah kehilangan masa pengobatan terbaik.

Selama pemeriksaan dasar tersebut sang pasien juga perlu melakukan pemeriksaan secara mendalam dengan diagnosa lanjut, seperti :

• Mediastinoscopy

Pasien dapat melakukan Mediastinoscopy yang mana metode ini sangat cocok digunakan untuk mediastinum pada metasis kelenjar getah bening dan tidak cocok sama sekali untuk pengobatan bedah. Mediastonoscopy merupakan metode pemeriksaan yang tidak dapat diperoleh secara instan untuk perolehan diagnosis patologi pada pasien.

• Pemeriksaan ECT

Pemeriksaan ECT ini merupakan deteksi awal metastate tulang yang dilakukan untuk melihat apakah perkembangan sel – sel sdah mencapai tulang.

• Eksplorasi Torakatomi

Massa di dalam paru – paru seringkali gagal dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan diagnostik dan juga pengobatan jangka pendek untuk pembersihan lesi. Kemungkinan terjadinya paru – paru sendiri untuk membuktikannya harus melewati banyak proses salah satunya dengan melakukan eksplorasi torakatomi Dengan melakukan tarakatomi maka anda sudah dapat menegah keterlambatan dalam melakukan pengobatan sehingga pengobatan dini pada penderita kanker dapt segera dilakukan supaya sang pasien tidak kehilangan kesempatan emasnya.

• Pemeriksaan Biopsy

Pemeriksaan sitologi dahak merupakan metode yang sangat sederhanadan juga sangat efektif bagi sebagian besar pasien yang mengidap kanker paru – paru sel primer yang dapat ditemukan di dalam dahak sel kanker sang pasien.

• Bronskopi

Bronskopi dapat dilakukan secara lngsung dengan lesi endobronikial.

• X-Ray

Anda dapat melakukan X-Ray jika ada gejala pada kanker paru – paru tidak juga membaik untuk lebih detailnya anda dapat melakukan pemeriksaan x-ray dan bronskopi. Dengan melakukan pemeriksaan x-ray nantinya anda akan mengetahui secara pasti jika terdapat kanker paru – paru. Selain itu X-ray juga dapat memastikan secara langsung dimana lokasi tumor beserta ukurannya. Obstruksi bronskus dalam kanker paru – paru disebabkan oleh sebuah lesi pada bagaian yang letaknya berdekatan dalam lokal infiltrat atau dalam perubahan infamasi pada paru – paru sang penderita.

Anda harus tahu secara nyata jika kanker paru – paru ini merupakan kanker yang mengerikan ketika anda mengabaikan atau salah diagnosis.

Demikian artikel berjudul kanker paru – paru dan diagnosisnya semoga bermanfaat bagi anda.

Post Comment