Cara Agar BAB Lancar
Kesehatan

Cara Agar BAB Lancar

Kerap mengalami sulit buang air besar? Buang air besar tetap tidak lancar padahal sudah menjaga pola makan? Mungkin ada yang salah pada asupan makanan anda seharian, entah itu kurang serat atau malah tinggi lemak. Kurang minum air putih disebut-sebut juga menjadi penyumbang utama gagalnya cara agar BAB lancar. Itulah mengapa dokter kerap menyarankan konsumsi air putih dalam jumlah cukup, minimal 8 gelas sehari untuk memperlancar sistem pencernaan.

Bukan hanya membantu memperlancar buang air besar, air putih disebut-sebut juga kaya akan manfaat lain. Sebut saja untuk kesehatan kulit, otak, serta peredaran darah di dalam tubuh. Selain mengkonsumsi air putih, sebenarnya ada tips sederhana untuk memperlancar BAB, yakni:

Kiat-kiat Cara Agar BAB Lancar

• Bangun lebih pagi

Kebiasaan bangun di awal waktu selalu diulang sejak usia kecil oleh para orangtua. Di samping melatih disiplin pada anak, nyatanya kebiasaan ini menyimpan manfaat lain bagi kesehatan. Salah satunya sistem eksresi atau pembuangan pada tubuh, terutama BAB. Mereka yang terbiasa bangun pagi umumnya memiliki jadwal BAB yang rutin setiap hari. Pasalnya pada pagi hari, usus bekerja lebih aktif mengirim sinyal pada tubuh untuk BAB dan berkontraksi.

• Jadwal teratur

BAB juga ada jadwalnya, seperti waktu makan saja! Pernyataan ini selalu diucapkan saat pertama kali kita mendengar pengaturan jadwal BAB. Pada kenyataannya, buang air besar memang layaknya makan untuk mengenyangkan perut. Jika makan mengisi perut yang kosong, maka BAB bertugas mengeluarkan sisa makanan dalam bentuk feses. Jadwal terbaik untuk BAB adalah ½ atau 1 jam setelah sarapan atau makan siang, memanfaatkan gerakan gastro colic.

Gerakan refleks pada usus usai makan ini merangsang tubuh untuk segera mengeluarkan makanan yang tak dibutuhkan lagi. Dalam artian kotoran yang dapat berujung menjadi racun dikeluarkan sesegera mungkin setelah makan. Waktu paling efektif memang setelah makan siang, tetapi tidak menutup mungkin di pagi hari usai sarapan. Pastikan anda tidak melewatkan jadwal makan rutin, agar BAB tetap lancar setiap hari.

• Posisi jongkok

Trik satu ini sedikit sulit dilakukan di beberapa rumah, sebab sudah menggunakan toilet duduk. WC jongkok memang tak begitu familiar lagi di kalangan masyarakat modern, mengingat tampilannya yang sedikit kuno. Tapi tahukah anda kalau buang air besar dengan posisi jongkok jauh lebih menyehatkan? Dilansir dari beberapa jurnal kesehatan menyebutkan, jongkok memungkinkan sudut pada anorektal membesar. Otot puborectalis juga jauh lebih santai, sehingga buang air besar jauh lebih lancar.

• Aktif bergerak

Jika beberapa cara diatas masih belum berhasil, mungkin anda perlu mengoreksi gaya hidup sehari-hari. Bukan rahasia lagi memang kalau masyarakat modern terbilang malas bergerak. Mereka selalu memilih beraktivitas di dalam ruangan atau bersantai menonton tv di waktu senggang. Padahal memperbanyak gerakan, seperti jogging atau berdansa bisa membuat gerakan usus lebih aktif. Feses juga terdorong menuju ke arah rektum dan lebih mudah keluar saat waktu BAB tiba.

• Memijat perut

Ada area tertentu di bagian bawah perut yang dikenal dengan perineum. Area tersebut tepantnya terletak di sekitar panggul atau antara kedua paha. Anda dapat melakukan pijatan ringan sebagai cara agar BAB lancar tanpa harus minum obat. Cara ini juga efektif untuk anda yang memiliki riwayat feses keras dan sembelit tanpa harus mengeluh perut terlilit yang menyakitkan lagi.

Post Comment